Etika Dalam Pakerisan-Mengenakan Keris

0

Saat memakai pakaian adat, cara mengenakan keris antara daerah yang satu dengan daerah yang lainnya pun berbeda. Selain itu, dalam satu daerah, kadang-kadang cara pemakaian juga berbeda antara lapisan masyarakat yang satu dan lainnya, tergantung pada tingkat sosialnya.Selain ituh arus disesuaikan pada situasi apa keris itu akan dikenakan.

Misalnya, di Pulau Jawa, cara mengenakan keris pada suatu pesta tidak sama dengan kalau keris itu dikenakan untuk menghadiri suatu acara kematian atau penguburan.

Di Pulau Jawa, pada umumnya keris dikenakan dengan cara menyelipkan diantara stagen, sejenis ikat pinggang, di pinggang bagian belakang. Yang paling umum, keris itu diselipkan miring ke arah tangan kanan.

Pada saat situasi perang, kalau yang mengenakan keris seorang ulama, keris akan diselipkan di bagian dada, miring ke arah kanan.

Di Pulau Bali, keris dikenakan dengan cara menyelipkan pada lipatan kain, di punggung dengan posisi tegak atau miring ke kanan. Tetapi, pada situasi yang khusus, cara pemakiannya pun berbeda.

Di daerah Minangkabau, Bangkinang, Bengkulu, Palembang, Riau, Malaysia, Brunei Darussalam, Pontianak, Sambas, Kutai, Tenggarong, Banjar, Bugis, Goa, Makassar, Luwu, dan lain-lain, keris biasanya dikenakan dengan cara menyelipkannya pada lipatan kain sarung, di bagian dada atau perut si pemakai, dengan kedudukan serong ke arah tangan kanan.

Bagi sebagian besar suku bangsa Indonesia, mengenakan pakaian tanpa keris dirasa kurang lengkap.

Share.

About Author

Hadisukirno adalah produsen Kerajinan Kulit yang berdiri sejak tahun 1972. Saat ini kami sudah bekerjasama dengan 45 sub pengrajin yang melibatkan 650 karyawan. Gallery kami beralamat di Jl S Parman 35 Yogyakarta. Produk utama kami adalah wayang kulit dan souvenir. Kami menyediakan wayang kulit baik untuk kebutuhan pentas dalang, koleksi maupun souvenir. Kami selalu berusaha melakukan pengembangan dan inovasi untuk produk kami sesuai dengan selera konsumen namun tetap menjaga kelestarian budaya dan karya bangsa Indonesia. Dan atas anugerah Yang Maha Kuasa, pada tahun 1987 Hadisukirno mendapat penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja Bapak Sudomo untuk Produktivitas Dalam Bidang Eksport Industri Kerajinan Kulit, dengan surat tertanggal 29 Agustus 1987 dengan NOMOR KEP - 1286/MEN/1987.

Leave A Reply