Proses Pembuatan Souvenir Keramik

0

Salah satu souvenir yang menjadi favorit para calon pengantin adalah souvenir keramik (tanah liat). Produk yang dihasilkan pun bermacam-macam dan unik seperti asbak, tempat lilin, tempat sabun, tempat pensil dan masih banyak yang lain. Nah, Untuk membuat souvenir itu apa bahan yang digunakan dan bagaimana  proses pembuatannya?

Bahan pembuat souvenir keramik/gerabah intinya adalah tanah liat dan cat untuk mewarnai.
Proses Pembuatan Souvenir Keramik:

Persiapan Tanah Liat

Tanah liat yangs udah diambil kemudian diolah agar memudahkan untuk  proses selanjutnya. Pertama tanah liat disiram dengan air hingga basah merata kemudian didiamkan selama satu atau dua hari. Setelah itu, tanah liat digiling, tujuannya adalah ahar lebih rekat dan liat. Untuk proses penggilingannya pun ada dua cara, yaitu secara manual dan mekanis. Namun hasil yang bagus biasanya dengan menggunakan proses penggilingan yang manual.

Proses Pembentukan

Tanah liat yang sudah melewati proses penggililingan, maka tanah itu sudah siap untuk proses selanjutnya yaitu pembentukan sesuai keinginan. Untuk membentuk tanah liat itu menjadi bentuk yang diiginkan biasanya pengrajin menggunakan dua cara yaitu secara menggunakan cetakan dan menggunakan alat pemutar. Dalam pembuatan souvenir keramik biasanya menggunakan cetakan.

Penjemuran

Setelah tanah terbentuk seperti keinginan, selanjutnya adalah proses penjemuran di bawah terik matahari. Lamanya waktu penjemuran disesuaikan dengan cuaca dan panas matahari.

Pembakaran

Setelah gerabah menjadi keras dan benar-benar kering, selanjutnya adalah proses pembakaran. Gerabah-gerabah/ souvenir dari tanah liat itu dikumpulkan dalam suatu tempat atau tungku pembakaran. Gerabah-gerabah tersebut kemudian dibakar selama beberapa jam hingga benar-benar mengeras. Proses ini tujuannya adalah agar gerabah menjadi benar-benar keras dan tidak mudah pecah. Bahan bakar yang digunakan untuk proses pembakaran adalah jerami kering, daun kelapa kering atau bisa juga kayu bakar.

Penyempurnaan

Ini adalah proses terakhir dalam pembuatan souvenir gerabah. Gerabah yang sudah dibakar kemudian dicat dan didiamkan hingga cat kering.

Share.

About Author

Hadisukirno adalah produsen Kerajinan Kulit yang berdiri sejak tahun 1972. Saat ini kami sudah bekerjasama dengan 45 sub pengrajin yang melibatkan 650 karyawan. Gallery kami beralamat di Jl S Parman 35 Yogyakarta. Produk utama kami adalah wayang kulit dan souvenir. Kami menyediakan wayang kulit baik untuk kebutuhan pentas dalang, koleksi maupun souvenir. Kami selalu berusaha melakukan pengembangan dan inovasi untuk produk kami sesuai dengan selera konsumen namun tetap menjaga kelestarian budaya dan karya bangsa Indonesia. Dan atas anugerah Yang Maha Kuasa, pada tahun 1987 Hadisukirno mendapat penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja Bapak Sudomo untuk Produktivitas Dalam Bidang Eksport Industri Kerajinan Kulit, dengan surat tertanggal 29 Agustus 1987 dengan NOMOR KEP - 1286/MEN/1987.

Leave A Reply