Wayang Parwa

0

Wayang Parwa adalah wayang kulit yang membawakan lakon-lakon yang bersumber dari wiracarita Mahabharata atau Astha Dasa Parwa. Wayang Parwa lebih terkenal di Bali, biasanya dipentaskan di malam hari. Sama dengan Wayang kulit yang lain, dalam pertunjukkan wayang Parwa digunakan kelir dan lampu blencong dan diiringi dengan Gamelan gender Wayang. Namun ada juga  yang dipertunjukkan selain malam hari, yaitu Wayang Upacara atau Wayang Sakral. 

Wayang Parwa selain sebagai hiburan juga dipentaskan untuk upacara ada dan agama. Dalam pertunjukkan dalang bisa mengambil lakon dari cerita Bharatayudha atau Mahabharata. Jumlah lakon dalam Wayang Parwa termasuk yang paling banyak. Pertunjukkan biasanya didukung oleh 7 orang, 1 orang dalang, 2 pembantu dalang dan 4 penabuh gender wayang.

Lakon-lakon Bharatayudha yang sering dipertunjukkan antara lain:

  • Gugurnya Bisma
  • Gugurnya Drona
  • Gugurnya Abimanyu
  • Gugurnya Karna
  • Gugurnya Jayadrata

Selain itu lakon-lakon lain yag terkenal dari wiracarita Mahabharata antara lain:

  • Sayembara Dewi Amba
  • Pandawa-Korawa Aguru
  • Pandawa-Korawa Berjudi
  • Sayembara Dropadi
  • Lahirnya Gatotkaca
  • Kresna Duta
  • Matinya Supala

Sebenarnya masih banyak lakon yang dipertunjukkan dalam wayang Parwa, namun yang sering dipertunjukkan diantaranya adalah lakon-lakon di atas.

Share.

About Author

Hadisukirno adalah produsen Kerajinan Kulit yang berdiri sejak tahun 1972. Saat ini kami sudah bekerjasama dengan 45 sub pengrajin yang melibatkan 650 karyawan. Gallery kami beralamat di Jl S Parman 35 Yogyakarta. Produk utama kami adalah wayang kulit dan souvenir. Kami menyediakan wayang kulit baik untuk kebutuhan pentas dalang, koleksi maupun souvenir. Kami selalu berusaha melakukan pengembangan dan inovasi untuk produk kami sesuai dengan selera konsumen namun tetap menjaga kelestarian budaya dan karya bangsa Indonesia. Dan atas anugerah Yang Maha Kuasa, pada tahun 1987 Hadisukirno mendapat penghargaan dari Menteri Tenaga Kerja Bapak Sudomo untuk Produktivitas Dalam Bidang Eksport Industri Kerajinan Kulit, dengan surat tertanggal 29 Agustus 1987 dengan NOMOR KEP - 1286/MEN/1987.

Leave A Reply